Banyak Dilakukan, Inilah 11 Pekerjaan Yang Rasulullah Sebut HARAM
Dari Abu Hurairah ra dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Benar-benar akan datang kepada manusia suatu masa, pada saat itu orang tidak lagi mempedulikan dari mana ia mendapatkan harta kekayaan, apakah dari jalan yang halal ataukah jalan yang haram.
Musibah, bencana alam, keserakahan manusia, gaya hidup hedonis yang tamak dan rakus, semuanya merupakan pemicu munculnya ketidakseimbangan, baik pada alam maupun secara sosial. Dari sudut pandang sunnatullah, semua itu merupakan bentuk ujian yang Allah berikan kepada setiap manusia.
Meski semuanya merupakan sunatullah dan menjadi ujian Allah kepada manusia, namun semua musibah tersebut sesungguhnya akibat peranan tingkah laku manusia itu sendiri. Manusia seakan sudah menjadi pribadi yang materialistik dan tidak lagi menempuh jalan yang halal demi memenuhi kebutuhan hidup. Yang terpenting bagaimana keluarga mereka bisa tercukupi kebutuhannya dan tidak kelaparan.
Terkait kondisi tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sudah sejak dahulu telah memperingatkan manusia untuk mewaspadai berbagai pekerjaan haram berikut. Ini karena meskipun haram, peminatnya sangatlah banyak.
1. Pekerjaan Sebagai Peramal Dan Kesyirikan
Beberapa pekerjaan yang menyekutukan Allah tersebut diantaranya perdukunan, paranormal, peramal nasib dan yang semakna dengannya.
2. Pekerjaan Sebagai Sarana Menuju Kesyirikan
Tak hanya pelaku kesyirikan saja yang terkena dosa, namun orang yang memberikan sarana kesyirikan pun terkena imbasnya. Contohnya seperti menjadi juru kunci makam, membuat patung, melukis makhluk yang bernyawa dan yang lainnya.
3. Menjual Barang Yang Diharamkan Dalam Syariat
Menjual barang yang haram tentu saja membawa dampak buruk bagi penjualnya karena ikut terbawa dosa berkepanjangan. Contohnya seperti menjual bangkai, babi, anjing, patung, lukisan bernyawa, minuman keras, narkotika dan yang lainnya.
4. Pekerjaan Sebagai Rentenir Atau Pemakan Riba
Meski berniat menolong orang yang kesusahan, menjadi seorang rentenir jelas haram karena didalamnya terdapat riba yang dilarang oleh Allah.
5. Menimbun Bahan Dagangan
Menimbun barang kebutuhan masyarakat saat murah dan menjualnya ketika harga sedang tinggi merupakan pekerjaan yang diharamkan oleh Allah karena menyengsarakan manusia lainnya. Bahkan Allah akan menimpakan penyakit lepra dan kebangkrutan kepada orang yang melakukan penimbunan.
6. Perjudian
Saat ini banyak orang yang menjadikan perjudian sebagai profesi pekerjaan dan menghasilkan banyak uang. Tak jarang judi kini mulai merambah dunia online sehingga lebih mudah dan tersembunyi. Meski demikian, tetap Allah Maha Mengetahui dan mengharamkan pekerjaan tersebut.
7. Memakan Harta Anak Yatim Dengan Dzalim
Sebagian dari manusia juga ada yang berusaha mendapatkan penghasilan dengan berbuat dzalim kepada anak yatim. Mereka akan berusaha menjadikan anak yatim tersebut dalam pengasuhan mereka dan selanjutnya memakan hartanya dengan dzalim.
8. Mencuri, Menjambret, Mencopet Dan Merampok
Ekonomi yang sulit dan tidak adanya pekerjaan membuat sejumlah orang mengambil jalan pintas menjadi seorang pencuri, pencopet ataupun perampok. Padahal profesi yang demikian tersebut haram dilakukan dan ada hukuman atasnya.
9. Mengurangi Timbangan Dan Takaran
Berdagang merupakan pekerjaan yang dimuliakan dan bahkan dianjurkan karena menjadi pintu gerbang rezeki yang luas. Meski begitu, pekerjaan tersebut akan menjadi haram ketika di dalamnya terjadi kecurangan dengan mengurangi timbangan ataupun takaran.
10. Korupsi Dan Menipu Rakyat
Memiliki kekuasaan atau wewenang menjadikan seseorang bisa terjerat dalam korupsi yakni mengambil kekayaan yang bukan haknya. Meski terlihat menggiurkan, namun sesungguhnya cara mendapatkan kekayaan tersebut tidak akan menghantarkannya ke surga.
11. Menunda-Nunda Hak Atau Gaji Pegawai
Sebagai seorang pemilik usaha tentu memiliki kewajiban untuk membayar gaji kepada para pegawainya. Namun tidak sedikit yang menunda-nunda pembayaran tersebut dan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar. Padahal mereka yang melakukan hal tersebut akan menjadi musuh Allah, sebagaimana dalam hadist Rasulullah.

Komentar
Posting Komentar